REVOLUTION

REVOLUTION

Revolution

adalah nama dari generasi ke-17 Ruhul Islam Anak Bangsa, Banda Aceh yang juga merupakan anonim dari Republic of Seventeen Generation #Amazing17 IG : Revolution_tujuhbelas Twitter : @Gen_Seventeen Email : revolution_17@yahoo.com
Salam Generasi Perubahan!

Kontributor

Anda Pengunjung Ke

Jam

Popular Posts

Sabtu, 13 Juni 2015
    Revolutioners telah sukses menggelar HAFLAH TAKHRIJ angkatan ke-16 (Alpabeth) Ruhul Islam Anak Bangsa pada tanggal 6 Juni 2015, bekerja sama dengan pihak sekolah dan pembina. Dua hari setelahnya bertepatan pada tanggal 8 Juni, Revolutioners kembali menggelar kegiatan sekolah yang biasanya dilakukan setelah ujian kenaikan kelas, yaitu ekstrakurikuler. Dengan tujuan mengisi hari-hari sebelum pembagian rapor kenaikan kelas dan me-refresh kejenuhan setelah ujian. Kegiatan ekskul yang diketuai oleh Baihaqi kali ini mengusung tema Laa farha illaa sa'ya (tidak ada kebahagiaan kecuali dengan usaha). 

    Senin (08/06), tepat pukul 09.00 WIB, esktrakurikuler dibuka dengan pawai karnaval dari setiap kelas, masing-masing kelas wajib mengusung tema sendiri dan menunjukkan skill dan kemampuan se-kreatif mungkin di depan dewan juri.


Et-Taqia Class
Sirius Class
Electric Class
Refaitur Class


El-Qanit Class

















DiaVen Class

Revolt Class

Areos Class



















































Golden Class


















Expost Class

    Setelah aksi mereka ditunjukkan dan para juri pun tertawa, setiap anggota kelas berbaris rapi di sekitar lapangan basket untuk menyaksikan acara pembukaan eskul semester genap ini.


Personil Revolution dan Egypt

Pembukaan

Lantunan Ayat Suci Al-quran

Kata sambutan pak Ketupat

Kata sambutan ketua Osismada

Kata sambutan Ust.Kusnadi

Penyerahan piala bergilir, dari ketua lama kepada ketua baru

Pengibaran bendera Eskul 15/16

Pembacaan peratutan keamanan

Dan di tutup dengan Pembacaan Doa

    Setelah acara pembukaan berakhir, perlombaan demi perlombaan pun dimulai. Perlombaan-perlombaan tersebut merupakan persembahan dari setiap departemen osismada 15/16. Dalam setiap perlombaan, setiap kelas wajib mengirim personil terbaiknya untuk mengikuti lomba tersebut dan memperebutkan juara disetiap cabang untuk meraih Juara Umum dalam eskul kali ini.

Cerdas Cermat
perlombaan dari Departemen Ubudiyah
Ular Tangga Raksasa
Bola Dangdut






































































   





 









Kamis (11/06). Di hari terakhir pelaksanaan ekstrakurikuler, seluruh warga Ruhul Islam Anak Bangsa berpetualang di Pulau Kapuk, nama sebuah pantai di Aceh Besar. Panitia konsumsi bekerja ekstra menyiapkan ratusan potong ayam bakar untuk disantap. Tidak hanya untuk makan, disana panitia tetap menggelar perlombaan ekskul. Seperti tarik tambang, membuat istana pasir, volly balon, dan perlombaan lain. Jadi, kegiatan selama di pantai tidak hanya duk-dong and pajoh manok =D (yang tidak mengerti silakan tanya maknanya pada orang Aceh :D).



















    Ekskul resmi ditutup pada Kamis malam di aula Ruhul Islam Anak bangsa. Meski awalnya panitia kuwalahan karena listrik padam sehingga penutupan terpaksa diundur beberapa menit dari jadwal, tapi Alhamdulillah penutupan ekskul kali ini berjalan dengan lancar dan aman sentosa (?). Dan pada ekstrakurikuler kali ini, kelas El-Qanit (XI Ag1) ditetapkan sebagai Juara Umum, setelah pada eskul semester ganjil sebelumnya mereka juga meraih juara umum. Selamat kepada El-Qanit :)

   
Huft, seluruh kepanitian Revolution begitu kewalahan dan terlihat jelas dari raut wajah mereka. Tapi semua itu hilang begitu saja, di karenakan esoknya (12/06) seluruh santri RIAB diizinkan pulang ke kampung halaman untuk menikmati liburan bersama keluarga dan Ramadhan bersama keluarga di rumah masing-masing :). (editor: Raka_NJ)

Kamis, 16 April 2015
     RIAB selalu tampil beda *eaaa*. Saat sekolah-sekolah lain hanya memberi libur selama tiga hari kepada murid-murid kelas 10 dan 11 disebabkan selama tiga hari itu kelas 12 mengikuti Ujian Nasional, RIAB mengambil langkah bijak untuk meliburkan para santrinya selama satu minggu!! *TARAA!!*. Mengingat dan menimbang, santri RIAB tidak hanya berasa dari pribumi, tapi juga primata (?). Jadi tidak memungkinkan jika hanya diliburkan tiga hari. Karena bagi para santri yang berasal dari luar daerah, untuk pulang kampung saja sudah menghabiskan waktu berjam-jam bahkan berhari-hari. Maka apalah arti liburan tiga hari itu bagi mereka? *bijak*
     Ternyata, liburan kali ini nampaknya banyak memberikan kesan baru bagi santri RIAB walau hanya satu minggu. Sejak awal liburan, Revolutioners sudah punya segudang rencana untuk melahap liburan dengan manis. Karena Revolutioners tidak hanya berasal dari satu daerah, maka tiap-tiap daerah punya cara tersendiri menghabiskan liburan dengan teman-teman di daerah mereka sendiri. Alias yang sering kami sebut dengan 'Konsulat'.
     Seolah udah sepakat, tiap konsulat seolah berlomba-lomba buat acara di daerah masing-masing. Tak lupa selfie, lalu upload ke media sosial. ckckck, ini adat yang susah dihapuskan ternyata :D. Anehnya lagi, objek wisata yang dipilih itu sama: PANTAI !

Ini konsulat KUTARAJA, untuk yang berdomisili di daerah Banda Aceh, Aceh Besar dan sekitarnya. Mereka menghabiskan liburan dengan piknik bareng, dan selfie!


Ini konsulat APID, untuk yang berdomisili di daerah Pidi Jaya, Sigli dan sekitarnya

yang ini namanya konsulat ACUT alias Aceh Utara, untuk yang berdomisili di Lhokseumawe dan sekitarnya

yang ini konsulat ABAS, untuk yang berdomisili di Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya dan Aceh Selatan. Perjalanan ABAS lumayan matang. Selain karena jaraknya jauh, mereka juga udah stand by sejak pukul 6 pagi untuk berangkat, sampai pukul 8 malam. *Wow!
Tempat tujuan nya adalah Kota Naga, alias Tapak Tuan.





Dan ternyata, tidak hanya konsulat yang tanding-tandingan buat agenda liburan. AREOS (2 IPA-1) punya cara yang lebih keren lagi.
CAMPING !!








   Jumat malam, 10 April 2015.
   Aula putih Ruhul Islam Anak Bangsa riuh malam itu. Santriwan kelas 12 bersorak-sorak heboh menyaksikan cuplikan-cuplikan memori yang di putar melalui proyektor. Lampu-lampu dimatikan. Satu-satunya sumber cahaya adalah layar tancap yang berdiri di depan kami. Film-film pendek yang menyalakan kembali masa-masa mereka saat masih berada di kelas 10 menjadi tontonan pembuka acara. Wajar saja mereka se-ricuh itu. Bersorak-sorak, bahkan menjungkir-balikkan kursi logam yang mau tidak mau membuat kami ngilu.
   Malam itu, adalah acara terakhir kami bersama kakak kelas 12. Karena pada hari Sabtu 11 April 2015, seluruh santri kelas 10 dan 11 diizinkan pulang ke kampung halaman. Sejenak meninggalkan rutinitas asrama, memberikan ruang fokus kepada kakak kelas 12 untuk mempersiapkan UN.
   Acara Halal bi halal malam itu benar-benar memberikan kesan. Bahwa generasi ke-16 RIAB (Alpabeth) ini dalam hitungan hari akan melepas status nya sebagai santri. Ukhwah yang pernah merenggang, malam itu kembali terjalin erat. Generasi 16 (Alpabeth), 17 (Revolution), dan 18 (Egypt) bergantian meramaikan panggung untuk mengisi acara. Mulai dari penampilan nasyid, musikalisasi puisi, sampai stand up comedy. Acara ditutup dengan salam-salaman. Seisi aula malam itu tak ada yang peduli, bahwa malam bahkan hampir berganti pagi.
Selamat jalan, ALPABETH♥